Kamis, 15 Agustus 2013

MELEWATTKAN SARAPAN PAGI,MENINGKATKAN SERANGAN JANTUNG KORONER.

Banyak alasan yang membuat kita melupakan hal penting yang satu ini: Breakfast. Rutinitas yang wajib dilakukan untuk memenuhi nutrisi juga penyuplai energi, sebelum kita melakukan berbagai macam kegiatan harian. Kita terbiasa skip sarapan pagi karena berbagai macam alasan seperti padatnya aktivitas, tugas yang menumpuk, ataupun terlambat datang ke kantor/sekolah. Hati-hati
dengan kebiasaan tersebut.   

Di Amerika, Harvard School of Public Health (HSPH) menegaskan bahwa sarapan sangat penting bagi kesehatan. Dikutip lewat website resminya, dampak berbahaya dari mengabaikan sarapan ini bisa berujung pada kematian melalui serangan jantung koroner. Peneliti mengemukakan bahwa 27% korban penyakit ini disebabkan karena orang yang terbiasa melewatkan rutinitas sarapan paginya dibanding yang selalu sarapan sebelum beraktivitas.

Para ilmuwan menganalisis data kuisioner mengenai makanan dan kesehatan dari tahun 1992-2008 yang diberikan pada 26,902 pria, berumur 45-82. Selama penelitian tersebut, 1,572 pria terjangkit penyakit jantung. Selain kesalahan pada cara diet, Aktivitas sehari-hari yang buruk, merokok , dan berbagai lifestyle lainnya , para peneliti menegaskan bahwa mereka yang sering melewatkan makan paginya juga berpengaruh terhadap hasil data tersebut.

“It’s a really simple message. Breakfast is an important meal,” ujar Eric Rimm, professor epidemiologi dan nutrisi HSPH,

Tidak sarapan pagi adalah salah satu risiko penyebab serangan jantung selain obesitas, tekanan darah tinggi, juga kandungan kolesterol yang tinggi didalam tubuh.

Jadi untuk saat ini, tidak ada alasan lagi untuk tidak sarapan pagi. Atur waktu sebaik mungkin, agar acara yang satu ini tak terlewatkan.

>> Jurnal memburu berita, mengubah pola makan menjadi lebih baik, awal dari kehidupan masa tua yang sehat.



                                                                                                                sumber: vivanews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar